Sat. May 28th, 2022


JAKARTA, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono meminta TNI Angkatan Laut (AL) dapat mengoptimalkan potensi budidaya perikanan di wilayah pesisir.

Salah satu lokasi yang bisa dibudidayakan adalah di kawasan Lampon, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

“Saya ajakan teman-teman di sini untuk ikut mengembangkan potensi budidaya yang ada di sekitaran Lampon,” ujar Trenggono saat menggunakan peresmian Gedung Evert Julius Ven Kondou di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) – 7 Lampon, dikutip dari situs resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Selasa (16/3/2021).

Baca juga: KKP Investigasi Kasus Penelantaran 7 ABK Diduga Jadi Korban Kerja Paksa

Dalam perjalanan ke acara tersebut, Trenggono yang didampingi Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono sempat melihat deretan keramba jaring apung di sekitar pantai.

Menurut dia, aktivitas budidaya selama ini di tersebut aktif menghidupkan ekonomi masyarakat selain dari lokasi tangkapan laut.

Oleh karena itu, ia menyarankan TNI AL dapat memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di Puslatpurmar Lampon untuk kegiatan budidaya.

“Bisa membudidayakan udang vaname, lobster atau komoditas perikanan lain yang cocok untuk pesisir Lampon,” kata dia.

Baca juga: Walhi Desak Menteri KP Wahyu Trenggono Tarik Kebijakan Ekspor Lobster Bibit

Selain itu, ia pun berharap, sinergi antara KKP dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan kekayaan sumber daya laut Indonesia menjadi semakin kuat.

Hal tersebut telah disetujui dengan menyetujui aktivitas ilegal di laut, salah satunya terkait penyeludupan benih bening lobster.

Prediksi khusus Keluaran SGP 2020 – 2021. Cashback mantap yang lain-lain tampil dipandang dengan terjadwal melalui pengumuman yg kita sampaikan pada laman tersebut, lalu juga siap dichat pada petugas LiveChat pendukung kami yg menunggu 24 jam On the internet untuk mengservis semua maksud antara visitor. Yuk langsung daftar, dan ambil bonus Toto & Live Casino On-line terbesar yang tersedia di lokasi kami.