Sat. May 28th, 2022


JAKARTA, KOMPAS.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima limpahan kasus penyidikan dua kapal ikan asing berbendera Malaysia yang ditangkap oleh Direktorat Polisi Perairan Mabes Polri.

Kasus pencurian ikan tersebut selanjutnya akan mengambil tindakan oleh Penyidik ​​Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan pada Stasiun PSDKP Belawan.

“Sinergi pemberantasan illegal fishing berjalan baik antar aparat di lapangan. Dengan pelimpahan kasus tersebut maka PPNS Perikanan akan penuh kasus tersebut, ”ungkap Antam Novambar, Plt. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan melalui siaran pers, Rabu (12/5/2021).

Baca juga: Identifikasi KKP 3 Area yang Rentan Pencurian Ikan

Sebagaimana diketahui, dua kapal berbendera Malaysia yaitu KHF 1937 dan SLFA 3082 ditangkap oleh Direktorat Polair pada tanggal 8 dan 9 Mei 2021 saat melakukan kegiatan illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 571 Selat Malaka.

“Kapal beserta 8 awak berkewarganegaraan Myanmar dan Thailand juga sudah diserahkan kepada kami untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” tambah Antam.

Plt. Direktur Penanganan Pelanggaran Nugroho Aji memastikan, Perikanan PPNS akan melaksanakan penyidikan secara profesional dan akuntabel sesuai dengan ketentuan peraturan-undangan yang tepat.

“Segera kami akan proses sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar Nugroho.

Sebagai informasi, kedua kapal tersebut diduga melakukan tindak pidana di WPPNRI dengan menggunakan alat penangkap ikan pukat, dan melanggar Pasal 92 jo Pasal 26 ayat (1) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja – Sektor Kelautan dan Perikanan, dan Pasal 85 jo Pasal 9 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009.

Baca juga: Petugas Pengawasan Kapal Asing di Indonesia Dapat Pengakuan Dunia

Sepanjang tahun 2021, KKP telah terjadi 95 kasus tindak pidana perikanan dengan rincian, 31 kasus dalam tahap penyidikan, 18 kasus dalam tahap P-21, 10 kasus dalam Tahap II, 9 kasus dalam proses persidangan dan 27 kasus telah memperoleh keputusan berkekuatan hukum tetap ( inkracht).

Prize mingguan Keluaran SGP 2020 – 2021. Diskon gede lainnya dapat diperhatikan dengan berkala melalui kabar yang kita lampirkan dalam website ini, lalu juga dapat dichat pada operator LiveChat pendukung kami yg tersedia 24 jam On-line buat mengservis semua maksud para bettor. Yuk buruan join, dan kenakan cashback Lotre & Live Casino On-line terhebat yg tersedia di website kami.