Fri. May 27th, 2022


GRESIK, KOMPAS.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, mengunjungi kampung perikanan budidaya ikan bandeng berada di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik, Jawa Timur. Sakti berharap, para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) setempat dapat segera tersertifikasi, sehingga produk yang dihasilkan dapat diekspor.

Sakti mengunjungi kampung perikanan budidaya bandeng Pangkah Wetan, yang memiliki luas lahan budidaya sekitar 2.465 hektare dengan jumlah pembudidaya sebanyak 601 RTP (2-3 tenaga kerja/RTP). Dengan kelembagaan 7 Pokdakan, 1 Poklahsar dan 1 Gapokkan, Kamis (21/4/2022).

Baca juga: Soal Temuan Limbah Tes Antigen di Selat Bali, Menteri KKP: Laut Bukan Keranjang Sampah

Kampung tersebut memiliki total produksi bandeng mencapai 6.900 ton, dengan target peningkatan produksi budidaya bandeng dilakukan dengan cara meningkatkan produktivitas budidaya menjadi dua kali lipat, atau 2 sampai 4 ton per hektare.

Sehingga Sakti menyebut, Kabupaten Gresik layak dijadikan sebagai lokasi pembangunan kampung budidaya ikan bandeng yang mampu meningkatkan produktivitas, baik peningkatan produksi maupun skala ekonomi.

“Untuk itu, saya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gresik untuk mempertahankan total lahan tambak seluas 28.643 hektare, tetap menjadi produktivitas atau budidaya ikan agar tidak tergerus oleh kemajuan pembangunan,” ujar Sakti, saat berkunjung ke Gresik, Kamis.

Baca juga: Gelar Vaksinasi Covid-19, Menteri KKP Sasar Nelayan Pantura

Sertifikasi UMKM

Tidak hanya itu, Sakti juga memastikan peningkatan kinerja sertifikasi jaminan mutu produk jaminan yang dihasilkan oleh pelaku UMKM, menyusul peluncuran Quality Assurance Sistem Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan dari hulu sampai hilir. Sebab peningkatan sertifikasi sangat penting, kinerja ekspor produk perikanan dari Provinsi Jawa Timur, khususnya Gresik.

“KKP melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) harus berusaha semaksimal mungkin, mendorong UMKM di Gresik agar segera tersertifikasi. Ini penting, agar ekspor hasil perikanan meningkat,” ucap Sakti.

Baca juga: Menteri KKP Akan Jadikan Toraja Utara Model Pembudidayaan Ikan Nila di Pedalaman

Sakti mengaku, keberadaan UMKM telah terbukti mendukung ketahanan perekonomian negara di tengah kondisi pandemi Covid-19. Karena itu, harus terus ditingkatkan bukan hanya dari sisi kuantitas, namun juga kualitas produk perikanan yang dihasilkan oleh para pelaku UMKM.

“Tadi saya juga melihat tempat pelatihan masak olahan bandeng. Pada intinya, pelatihan para pelaku atau calon pelaku usaha penting untuk memastikan produk UMKM, khususnya di Gresik ini dapat tersertifikasi. Jadi dari segi kualitas, mulai dari pembibitan sampai produk akhir berkualitas dan enak dimakan tentunya,” kata Sakti.

Sakti menyampaikan, Kabupaten Gresik merupakan salah satu sentra perikanan di Jawa Timur, terutama perikanan budidayanya dengan komoditas unggulan yaitu bandeng dan udang vaname. Dengan dua jenis ikan tersebut, diharapkan dapat memastikan pasar ekspor melalui unit miniplant atau supplier yang telah memiliki sertifikat Cara Pelaksanaan Ikan yang Baik (CPIB).

Permainan khusus Pengeluaran SGP 2020 – 2021. Diskon terbaik yang lain-lain dapat diamati secara terprogram lewat info yg kami sisipkan pada situs tersebut, dan juga dapat ditanyakan kepada teknisi LiveChat pendukung kami yg tersedia 24 jam On-line dapat meladeni semua keperluan antara pengunjung. Ayo langsung gabung, serta kenakan cashback Lotre dan Kasino On the internet terhebat yang wujud di web kita.