Sat. May 28th, 2022


JAKARTA, KOMPAS.com – Ekonom senior Faisal Basri menilai, Indonesia membutuhkan transformasi struktural dalam mendorong perekonomian, khususnya yang berbasis kelautan. Hal ini mengingat karakteristik geografis RI yang merupakan negara maritim.

“Laut yang mempersatukan pulau-pulau kita sehingga bisa diintegrasikan ke dalam perekonomian domestik. Jadi yang diperlukan adalah desain baru tranformasi ekonomi berbasis keunikan kita ini,” katanya dalam webinar Kemenhub, Jumat (8/9/2021).

Sayangnya, komposisi sektor transportasi laut masih rendah dibandingkan dengan transportasi lainnya, cenderung menurun dalam beberapa tahun belakangan. Pada 2010 porsi angkutan laut 8,96 persen, lalu turun menjadi 6,77 persen pada 2015 dan 5,75 persen pada 2019.

Tren kenaikan porsi angkutan laut baru terjadi di masa pandemi Covid-19 yakni menjadi 6,49 persen di 2020, dan sepanjang semester I-2021 porsinya mencapai 7,08 persen.

Baca juga: Apa Saja yang Termasuk Pajak Penghasilan atau PPh?

“Sedihnya kalau dilihat, angkutan laut kian turun, tapi justru paling tahan di era pandemi, yang paling tidak tahan itu kereta api dan udara,” kata Faisal.

Bahan transportasi paling besar di Indonesia adalah angkutan udara. Porsi angkutan ini trennya naik sebelum pandemi, seperti pada 2010 mencapai 15,69 persen, lalu naik menjadi 24,9 persen pada 2015 dan 29,26 persen pada 2019.

Dapatkan informasi, inspirasi dan wawasan di surel kamu.
Daftarkan surel

Namun, meski tetap memegang komposisi terbesar, tren angkutan udara menurun di masa pandemi menjadi 15,21 persen di 2020 dan hingga akhir Juni 2021 sebesar 13,13 persen.

“Jadi kita bias udara, lautnya terbengkalai. Sektor udaranya mengangkut manusia, laut angkut barang. Kita jadi keteteran di barangnya. Manusianya makin seluler, tapi barangnya masih mahal kalau diangkut lewat laut,” jelas dia.

Faisal menambahkan, transportasi sendiri menjadi sektor penyumbang defisit transaksi berjalan yang besar mencapai miliaran dolar AS setiap tahunnya. Lantaran, Indonesia lebih banyak menggunakan kapal atau maskapai asing, daripada pihak asing menggunakan kapal dan maskapai RI.

Baca juga: Ini Aturan Pemotong Upah di PP 36 Tahun 2021

“Ini yang saya rasa perlu jadi perhatian kita, akan membantu kalau bisa dibenahi di pasar internasional, setidaknya defisit bisa 50 persen,” tulisnya.

Bonus terbesar Keluaran SGP 2020 – 2021. Prize spesial lain-lain muncul diperhatikan secara terjadwal lewat info yg kita lampirkan pada laman ini, dan juga dapat dichat kepada operator LiveChat pendukung kita yang siaga 24 jam On-line buat melayani seluruh maksud antara tamu. Mari buruan gabung, & ambil prize Undian & Kasino Online tergede yg wujud di website kita.