Sat. May 28th, 2022

JAKARTA, KOMPAS. com – Menteri Bahari dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono melantik TB Haeru Rahayu menjelma Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut (Dirjen PRL).

Pria yang akrab disapa Tebe itu sebelumnya menjabat sebagai Pemangku Tugas (Plt) Dirjen PRL.

“Saya ucapkan selamat, semoga saudara Dirjen dapat mengemban jujur, tugas, dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya sehingga akan mendapatkan perkembangan ke arah yang lebih bagus dari kondisi dan prestasi dengan telah dicapai selama ini, ” kata Trenggono dalam siaran pers, Kamis (14/1/2021).

Baca selalu: KKP Kerahkan Kapal Pengawas Perikanan Bantu Pencarian Pesawat Sriwijaya Tirta

Saat pengukuhan, Trenggono mengatakan, jabatan Dirjen PRL punya peran strategis, khususnya pada merumuskan dan melaksanakan kebijakan pada bidang pengelolaan ruang laut.

Begitu pun saat merumuskan kebijakan tentang pengelolaan konservasi dan keanekaragaman hayati laut, beserta pengelolaan pesisir dan pulau-pulau kecil.

Untuk itu, Trenggono berharap, Tebe serius mengawal kelestarian ekosistem laut dan kawasan pesisir, aktif dalam penegakan regulasi kepada limbah industri, serta aktif membandingkan mangrove termasuk mengimbau masyarakat menanam dan menjaga kawasan mangrove.

“Sejalan dengan itu saya minta saudara segera menyelenggarakan tugas-tugas secara cepat dan saksama, ” ucapnya.

Tak cuma itu, menteri yang baru menjabat sekitar satu bulan itu meminta Tebe untuk memperhatikan kesejahteraan petambak garam hingga menyusun briefnote untuk pengambilan kebijakan tentang barang bagasi kapal tenggelam (BMKT).  

Baca juga: Luhut Minta KKP Awasi Ketat Kalender PEN Restorasi Terumbu Karang

Lalu, Trenggono berniat dirjen yang baru itu mampu menggenjot pendapatan negara bukan retribusi (PNBP). Bukan hanya dari metode izin, tapi lewat persentase keuntungan dari pemanfaatan sumber daya negeri yang diolah setiap tahunnya.

“Dengan demikian, program/kegiatan pembangunan kelautan dan perikanan dapat ter-deliver dengan tepat sasaran dan memberikan kontribusi signifikan bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan seluruh rakyat Nusantara, ” pungkasnya.

Sebagai informasi, TB Haeru Rahayu menjelma Plt Dirjen PRL sejak Oktober 2020 menggantikan posisi Aryo Hanggono yang wafat akibat Covid-19.

Sejalan dengan itu, dia juga menjabat Dirjen Pengelola Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP.